joyfull


AKU MEMILIH TIDAK PACARAN

Pinterest: @adarkurdish
Maafkan aku.
Bukan bermaksud untuk menyakiti perasaan mu
Atau membuat goresan luka di hati mu.
Adalah saat kau nyatakan perasaan mu terhadap ku dan menawarkan padaku untuk bisa menjalani suatu hubungan namun ku tolak dengan penuh ketegasan.

Karena hubungan yang kau tawarkan, kuanggap tak lebih dari sebuah permainan.
Kuanggap Permainan karena hubungan itu tanpa kepastian dan kejelasan.
Hubungan yang di dalam nya penuh dusta dan kemaksiatan.
Maka apa yang bisa ku harapkan?,bila pada ahirnya hanya menuntun ku menuju kehancuran iman?
Pacaran
Mungkin bagi sebagian orang terlihat membahagiakan namun bagiku penuh kemungkaran.
Karena disana mungkin hanya akan aku temukan kecintaan semu yang berbalut dengan kesenangan palsu.
Adalah dusta bila engkau tawarkan nya atas dasar cinta.Karena cinta seharus nya menjaga bukan merusak nya dengan melakukan dosa.
Yang benar adalah engkau menawarkan hubungan atas dasar nafsu semata.Dan sebagaimana umum nya,nafsu hanya akan menuntun pada keburukan.
Sebab,sejatinya tidak ada yang salah dengan jatuh cinta.Yang salah adalah saat jatuh cinta,kita malah menjalani ikatan yang sudah jelas Allah melarang nya.
Bila memang mengaku cinta,buktikan dengan menjalani hubungan yang di ridhoi Nya,bukan hubungan yang mengundang kemurkaan Nya.
Aku memilih tidak pacaran.
Karena aku sadar,perasaan cinta terlalu suci jika diikat dengan hubungan yang penuh kemaksiatan.
📝🎨 by @rizky.zetsu
.
.
@islamiQpedia #islamiQpedia
Read More

TERKADANG KITA ..

1,833 Likes, 29 Comments -  E s m a Nur ✨ (@muallimeofficial) on Instagram: “çok severseniz kaybedersiniz arkadaşlar, az sevin&öz sevin.”
Terkadang kita butuh waktu bersendiri
Terkadang kita butuh waktu sedikit lebih lama untuk merenungi
Terkadang kita butuh waktu untuk memikirkan .

Ya bersendiri
Bersendiri bukan karena kita menjauhi orang sekitar

Ya merenungi
Merenungi karena dosa-dosa apa yang telah kita perbuat tapi kita lupa bertaubat kepada sang Maha Pengampun
Ya berfikir
Berfikir karena hidup di dunia ini hanyalah sementara saja sifatnya
Ibarat orang berjalan hanya singgah sebentar untuk sekedar minum
Dan selanjutnya meneruskan perjalanan
Menuju alam kehidupan hakiki
Yaitu kehidupan akhirat. .

Semua orang tanpa terkecuali pasti akan kembali ke asal
Yaitu alam ba'qa atau kehidupan abadi yang tanpa batas
Meninggalkan dunia fana ini lewat pintu utama yaitu mati .
Kita bisa saja hidup dalam waktu yang lama 100 tahun 200 tahun bahkan 1000 tahun seperti Nabi Nuh As

Namun yang jelas tidak ada manusia yang hidup abadi
Semua pasti akan meninggalkan dunia fana ini dengan jatah umur yang telah ditentukan oleh Allah .
Untuk itu hendaklah kita selalu mempersiapkan diri menghadapinya
Dengan amal shaleh agar kehidupan di dunia ini lulus dengan predikat yang terbaik. Aamiin .

Caption by @mitauloli
Read More

ALI DAN FATIMAH

Pinterest || @adarkurdish
Sejak awal, Rasulullah berniat menjodohkan Ali dgn putrinya, Fatimah. Tdk seorang pun mengetahui hal itu.
Hingga suatu hari Abu Bakar menemui Rasulullah dan meminang Fatimah. Dengan halus, Rasulullah berkata, "Tunggulah ketetapan dari Allah"
.
Abu bakar menceritakan jawaban Rasulullah itu kpd Umar. Mendengar hal itu, Umar berkata, "Ia menolak lamaran mu, Abu Bakar."
Menyadari penolakan itu, Abu Bakar mendesak Umar utk mencoba meminang Fatimah. Umar melakukannya. Ia mendptkan jawaban yang sama dari Rasulullah. Abu Bakar lalu berkata, "Ia pun menolak lamaran mu, Umar." Kabar penolakan itu tersebar di Madinah.
.
Ali mendengar kabar itu dr salah seorang pelayan nya "Tahukah engkau bahwa Fatimah telah di lamar?"
"Tidak," jwb Ali.
"Sudah ada orang yang melamarnya. Mengapa tdk engkau saja yang melamar Fatimah shg Rasulullah menikahkanmu dgn nya." Ali pun memberanikan diri untuk menghadap Rasulullah "Rasulullah memiliki wibawa dan keagungan tersendiri. Ketika aku menemuinya, mendadak lidahku menjadi kelu. Demi Allah, aku tdk sanggup berbicara. .
.
Rasulullah bertanya, "Apa maumu Ali?"
Aku diam tak bisa berkata apa-apa. "Apakah engkau datang untuk melamar Fatimah?"
"Ya", jawabku. "Apa yang akan kau jadikan mahar?"
"Demi Allah, tidak ada, wahai Rasulullah."
"Bagaimana dengan baju perang yang pernah kuberikan padamu?"
"Ya. Tetapi demi Allah, baju itu telah menjadi usang. Harganya pun tidak akan melebihi 400 dirham." Beliau terlebih dahulu meminta pendapat Fatimah. Beliau katakan, "Ali datang melamarmu" Fatimah hanya terdiam. Maka, Rasulullah mengetahui kalau putrinya setuju.
.
Akhirnya beliau menerima lamaran itu. Keduanya pun segera dinikahkan. 
Rasulullah mengatakan, "Gembiralah, wahai Ali. Sesungguhnya Allah telah menikahkanmu dengan Fatimah di langit sebelum aku menikahkanmu dengan nya di bumi." .
.
apa kesimpulan yg bisa di ambil?
yang terjaga untuk yang menjaga, yang baik untuk yang baik, meskipun saat kecil mereka tumbuh kembang bersama namun hanya allah yg mengetahui fitrah cinta keduanya. seberapa banyak orang yg melamar jika bukan ketetapan maka allah tidak sambungkan. libatkan lah Allah dalam menggapai ketetapan.
.
#islamiQpedia
Read More

joyfull